Bagaimana Cara Mengolah Emosi dan Kesabaran Dalam Berbisnis

Dalam berbisnis dan kehidupan, kita selalu mengalami gejolak emosi dan cobaan kesabaran yang terus mendera kita. Gejolak emosi dan cobaan kesabaran ini diibaratkan suatu tebing karang yang kuat yang selalu diterjang sapuan ombak yang keras.

Apakah menguasai emosi dan kesabaran penting dalam berbisnis, pertanyaan ini mudah sekali dijawab yaitu jawabannya adalah super penting. Emosi dan kesabaran penting karena saat emosi kita naik maka intelektual kita akan turun.

Emosi yang sedang naik, misal kita sedang marah-marah dengan istri di rumah saat berada di kantor perasaan marah itu masih tertanam, saat anda mengetahui karyawan anda melakukan kesalahan yang kecil anda marah besar ibarat bom yang mau meledak menghancurkan seisi ruangan.
Akibat Tidak Bisa Mengendalikan Emosi
Saat emosi naik maka kita bisa juga melakukan kesalahan-kesalahan besar dalam berbisnis misal kita mau membeli perusahaan teman kita. Karena teman kita baik kepada kita maka kita dengan cepat menyimpulkan bahwa perusahaan teman anda ini layak kita beli. Walaupun casflownya buruk seperti rumah yang mau ambruk karena terkena ganasnya angin puting beliung.

Anda dengan cepatnya membeli perusahaan teman baik anda karena emosi anda yang pada saat itu beranggapan karena teman anda baik maka saya harus membelinya. Tetapi setelah anda membelinya anda sudah mengganti jajarannya. Anda sudah mengubah strategi marketingnya tapi apa daya perusahaan anda sudah terkena serangan kanker ganas walaupun anda memberikan obat tidak akan manjur lagi karena dari awal anda menggunakan perasaan saat membeli perusahaan tersebut.
Kinerja Otak Kita Dalam Mengendalikan Emosi
Sebelum kita buatkan racikan obat sehingga pikiran kita jernih tidak terbawa emosi saat berbisnis kita akan mempelajari cara bekerja otak yang akan membahas permasalahan emosi dan solusi. Otak kita terdiri dari 3 bagian yaitu otak reptil, otak mamalia dan otak moderen. Otak yang mengurusi masalah emosi adalah otak mamalia, otak mamalia ini lebih kuat daripada otak reptil dan otak moderen.

Ada anak yang bermain game kesukaannya sampai tengah malam, otak reptil berkata “ bro kamu sudah bermain sangat lama nanti kamu sakit dan mata kamu akan minus”, otak moderen berkata “bro sudahlah bermainnya nanti kamu dimarahi ibu dan besok sekolah kamu akan terlambat”, otak terkuat yaitu otak mamalia berkata “wah seru sekali game ini aku pastikan aku akan menjadi juara 1 yes “.

Dari perbandingan diatas menunjukan bahwa otak mamalia memiliki kekuatan terbesar daripada otak reptil dan otak moderen. Otak reptil adalah otak bawah sadar kita yang sudah diprogramkan orang tua kepada kita yang biasanya tanpa berfikir panjang, misal kita diprogram untuk kerja keras maka anda akan berhasil maka anda akan bekerja terus agar berhasil saat teman anda menasehati anda untuk kerja cerdas maka dengan cepat otak reptil anda akan menolak dan menyerang lawan bicara anda, atau anda tidak memperhatikannya.

Otak yang paling bijaksana adalah otak moderen, otak moderen ini berpikir berdasarkan data dan fakta. Bila anda bisa menguasai cara kerja otak moderen ini maka emosi dan kesabaran anda akan meningkat dan kebijaksanaan anda akan mengalir. Otak moderen harus kita maksimalkan dalam berbisnis supaya kita mengambil keputusan bisa bijak dan sesuai fakta di lapangan.
Begini Cara Mengolah Emosi dan Kesabaran Dalam Berbisnis
Otak moderen memang tidak sekuat otak mamalia kita, dikarenakan kita selalu mengambil keputusan kepada rasa suka kita, tetapi kita bisa melatih otak moderen kita agar bisa menyamai otak mamalia kita dengan berbagai cara antara lain :

Setiap ada masalah maka anda ajukan pertanyaan yang fokus solusi

Bila anda sedang berbisnis maka akan banyak masalah yang akan menghantui setiap saat. Ada supliyer anda yang berpindah haluan dari menjual produk anda, ada pegawai anda yang dituduh menggelapkan dana perusahaan, ada barang yang anda terima dari produsen anda barabgnya cacat.

Berbagai permasalahan itu pasti ada, bila kita mengajukan pertanyaan yang tidak mengacu pada solusi maka akan memperburuk keadaan. Saat anda mengalami permasaahan anda bertanya, “ mengapa nasib perusahaanku begini buruk “, “hal buruk apa lagi yang akan terjadi lagi ya”.

Dengan berbagai pertanyaan burk itu maka kita akan fokus pada masalah bukan pada solusi, maka kita harus mengajukanan pertanyaan antara lain : “bagaimana agar suatu hari lagi aku tidak ditipu “, “ bagaimana sistem pengawasan agar para pegawai disiplin”, “bagaimana cara sortir yang teliti. Dengan bertanya yang benar maka yang kita dapatkan adalah solusi sehingga energi kita akan terfokus pada penyelesaian masalah.

Punya keyakinan bahwa “Tidak ada yang gagal, yang ada adalah belajar”

Punya keyakinan seperti ini maka anda dipastikan tidak pernah merasa gagal, karena anda terus belajar suatu hal bahkan kegagalan itu sendiri. Apabila anda mengalami kegagalan emosi dan kesabaran anda tercabik-cabik alangkah baiknya anda fokus solusi lalu belajar dari kesalahan ini.

Bila anda mengalami kegagalan respon anda adalah bersyukur anda tidak gagal lebih besar lagi terus anda belajar dari kesalahan tersebut lalu anda bertindak dari hasil belajar tersebut. Anda bisa mengikuti seminar bisnis, anda bisa membaca buku, anda bisa mempunyai mentor dalam bisnis yang anda geluti. Keyakinan bahwa “tidak ada kata gagal yang ada adalah belajar” adalah resep sukses anti gagal.

Pembendaharaan kata yang dahsyat saat mengalami kegagalan

Bisnis anda terancam bangkrut dan anda mengatakan pada diri sendiri bahwa “perusahaan saya mengalami kanker kanker ganas stadium 4 sehingga tidak bisa ditolong lagi”, dengan berkata seperti itu maka anda menambah emosi anda semakin karut marut dan kesabaran anda tampaknya akan pecah karena pembendaharaan kata anda tidak bagus.

Dengan pembendaharaan kata yang tidak bagus maka dengan seketika akan berdampak pada emosi negatif, contoh kata negatif keadaannya sangat buruk, keadaannya kritis, keadaannya mengecewakan. Berbagai kata negatif anda gunakan untuk menggambarkan keadaan perusahaan anda dan anda mendramatisir kegagalan anda.

Anda bisa seketika mengubah kata anda dengan menggantinya dengan kata-kata yang netral seperti “perusahaan dalam situasi agak tertekan”, “perusahaan dalam keadaan perlu diperbaiki”, dengan kata-kata tersebut maka emosi dan kesabaran anda akan sedikit baik karena kata-kata anda netral. Dengan mengubah kata anda bisa seketika mengubah emosi dan kesabaran anda.

Selalu gunakan otak moderen anda dalam mengambil keputusan

Kita sudah terangkan bahwa ada 3 bagian otak yang mendasari orang berbuat apa, otak reptil, otak mamalia dan otak moderen. Otak reptil fokus pada mempertahankann diri dan melanjutkan keturunan, otak mamalian tergantung pada emosi dan otak moderen berdasarkan fakta dan data.

Pergunakan terus otak moderen anda dalam melatih emosi dan kesabaran anda. Anda kalau ada masalah teliti dulu ini fakta apa Cuma opini. Selalu berdasarkan fakta dan data , maka anda bisa mengelola emosi dan kesabaran anda karena fakta tidak mungkin bisa didebat dan dengan otak moderen otak anda selalu bijak.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »